Saturday, December 7, 2019

HASIL ANALISIS NOVEL BUMI KARYA TERE LIYE

ANALISIS NOVEL
BUMI KARYA TERE LIYE
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia



Disusun oleh:
NAMA  : NURYANAH
KELAS  : XII-IPS 3
NIS        :171810168

SMA NEGERI 1 HAURGEULIS
Jalan Budi Utomo No.07,Haurgeulis,Telp. (0234) 7155132,Indramayu pos 45264




KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Analisis novel ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari Bpk.H. Castono pada mata pelajaran B.INDONESIA. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang cara menganalisis novel bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah.


Haurgeulis, November  2019


Penyusun

Nuryanah 






DAFTAR ISI
BAB I, PENDAHULUAN......................................
A. Latar Belakang............................................
B. Tujuan Analisis..........................................
C. Rumusan Masalah....................................
D. Sinopsis........................................................

BAB II, UNSUR INTRINSIK..........................
IDENTITAS BUKU..........................................
A. Tema.............................................................
B. Alur..........................................................
C. Latar...........................................................
    1. Latar Tempat.............................................
    2. Latar Waktu.........................................
    3. Latar Suasana........................................
D. Tokoh & Penokohan................................
E. Gaya Bahasa...............................................
F. Sudut Pandang.......................................
G. Amanat..........................................

BAB III, UNSUR EKSTRINSIK.........................
A. Biografi pengarang....................................
B. Nilai-Nilai dalam Cerita...........................
    1. Latar Belakang Nilai Moral.....................
    2. Latar Belakang Sosial.............................
    3. Latar Belakang Nilai Estetika....................
    4. Latar Belakang Ekonomi..........................

BAB IV, KESIMPULAN......................................
DAFTAR PUSTAKA.....................................




BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

 Analisa karya sastra adalah satu cara untuk lebih mengenal karya sastra tersebut. Dengan menganalisa akan mengetahui makna dari karya sastra tersebut. Sedangkan karya sastra sendiri adalah seni yang diciptakan untuk para pembacanya.Sastra dalam prespektif sosiologi sastra merupakan sebuah cermin dari realitas yang terjadi di masyarakat. Dalam pandangan Lowethal (Laurenson & Swingewood dalam Endraswara, 2004:88) sastra sebagai cermin nilai dan perasaan, akan merujuk pada tingkatan perubahan yang terjadi dalam masyarakat yang berbeda dan juga cara individu menyosialisasikan diri melalui struktur sosial. Hal ini mengakibatkan realitas yang terdapat dalam sastra tidak berbeda jauh dengan realitas yang terdapat dalam masyarakat(memetik). Pada kondisi ini, nilai imajinasi sastra memiliki peran yang minimum. Ini bukan berarti menihilkan nilai fiksional, sebab dalam sastra merupakan bentukan fiksi dan realitas. Namun demikian, sastra pada konteks ini akan melahirkan nilai historis yang tinggi. Sastra akan menjadi saksi jaman dan sejarah.

B. TUJUAN ANALISIS

  •  Untuk mengetahui unsur instrinsik di dalam novel tersebut.
  • Untuk memberi pengalaman kepada siswa-siswi untuk melakukan analisis novel.
  •  Untuk menambah wawasan siswa-siswi dalam pelajaran B.Indonesia.
  • Untuk mengumpulkan data- data yang terdapat pada suatu karya sastra tertentu.


C. RUMUSAN MASALAH

  • Apa yang dimaksud Analisis ?
  • Apa itu unsur instrinsik dan Unsur Ekstrinsik ?
  • Apa saja yang terdapat di dalam unsur instrinsik ?
  • Dan apa saja yang terdapat pada Unsur Ekstrinsik ?


D. SINOPSIS
Raib adalah seorang remaja putri berusia 15th. Dia hidup bersama dengan kedua orangtuanya. Dia mempunyai 2 ekor kucing si putih dan si hitam. Dia juga bersekolah seperti remaja kebanyakan dan mempunyai seorang teman dekat bernama Seli.
Namun anehnya sesuai dengan namanya, Raib bisa menghilang. Dia bisa menghilangkan dirinya sendiri hanya dengan menutup mata menggunakan kedua tangannya.





BAB II
UNSUR INTRINSIK

IDENTITAS BUKU

Judul Buku             :BUMI
Penulis                   :TERE LIYE
Penerbit                :PT.GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Tahun Terbit          :2014
Jumlah Halaman   :440 Halaman


A. Tema
Tema novel Bumi ini mengisahkan petualangan RAIB dan 2 temannya SELI dan ALI, mereka anak SMA yang berpetualang di dunia paralel. Dunia paralel yang dimaksud yaitu Klan Bumi, Klan Bulan, Klan Matahari, Klan Bintang, Klan Komet dan Klan Komet Minor.
Tokoh utamanya yang bernama Raib,dan 2 temannya mereka bertiga bukan anak SMA biasa mereka memiliki kekuatan. Raib dia bisa menghilang,dan melakukan pukulan berdentum. Seli dia bisa menggerakkan barang,dan mengeluarkan petir. Sedangkan Ali dia bisa menjadi beruang yang sangat besar.
Mereka tersesat ke dunia lain yang disebut klan bulan, karena dikejar-kejar oleh Tamus yang berasal dari klan bulan.



B. Alur
Novel Bumi ini menggunakan alur maju dan kadang disertai Flash back (mundur)atau kembali ke masa lalu yang dialami tokoh utama yaitu RAIB yang menceritakan kembali peristiwa dia waktu kecil bersama orang tuanya.
Namaku RAIB, aku anak tunggal perempuan. Waktu aku kecil, papa dan mama sering mengajakku bermain petak umpet. Setiap kali giliran aku yang mengumpat papa dan mama selalu tidak menemukanku padahal aku Cuma berdiri disamping lemari sambil menutup muka dengan kedua telapak tangan. Tapi saat aku membuka telapak tangan karna sebal,mama dan papa tidak menemukan-menemukanku
Dan pada saat itulah kali pertama kekuatan itu muncul tanpa aku sadari sampai sekarang dan tidak ada yang mengetahuinya selain aku.



C. Latar

  1. Latar Tempat

  • Rumah RAIB
Bukti  :”Giliran mama dan papa yang jaga”maka aku tertawa comel,berlari ke kamarku,menutupi wajah dengan kedua telapak tangan. (BUMI,2014, halaman:6)

  •Didepan gerbang sekolah
Bukti  :”Cepat Ra sebentar lagi bel berbunyi” Seli sudah berlari-lari melintasi gerbang  sekolah. (Bumi,2014,halaman:21)

  •Lorong Sekolah
Bukti  :kami sudah tiba di bangunan sekolah,melangkah di lorong sekolah menuju anak tangga. (Bumi,2014, halaman:21)

  •Ruang Kelas
Bukti  :Kelas bising sejenak,teman-teman sibuk mengambil buku PR. ( Bumi,2014, halaman:23)

   •Kantin Sekolah
Bukti  :Seli mengajakku ke kantin sekolah untuk menghabiskan semangkok bakso dan segelas es jeruk hangat. (Bumi, 2014, halaman: 34)

   •Kamar RAIB
Bukti  :”kamu lihat dimana si hitam,put?” aku lembut mengangkatnya dengan kedua telapak tangan, memeluknya, terus memeriksa kamar sambil menggendong si putih. (Bumi, 2014, halaman:41

   •Ruang Keluarga rumah RAIB
Bukti  : kami sedang berkumpul di ruang keluarga,habis makan malam ulang tahunku. (Bumi, 2014, halaman:45)

   •Basement Pusat Perbelanjaan Besar
Bukti  : Vesva mama sudah terpakir rapi di basement pusat perbelanjaan besar.(Bumi, 2014, halaman:50)

   •Toko Elektronik
Bukti  :Tujuan pertama kami adalah toko elektronik. (Bumi,2014, halaman:51)

   •Supermarket
Bukti  :kami meninggalkan toko elektronik dan pindah ke supermarket. (Bumi,2014, halaman:52)

   •Dapur Rumah RAIB
Bukti  :aku membantu mama meletakkan belanjaan di dapur. (Bumi,2014, halaman:53)

   •Di anak tangga
Bukti  :Aku yang mengintip dari balik jari tengah dan telunjuk, di anak tangga aku menghela napas. (Bumi,2014, halaman:60)

   •Lapangan Sekolah
Bukti :Aku berlari kecil melewati lapangan sekolah yang masih sepi. (Bumi,2014, halaman:64)

   •Aula Sekolah
Bukti  :ALI memimpin kami menuju aula sekolah. (Bumi,2014, halaman:155)

   •Rumah ILO (Kota Tishri Klan Bulan)
Bukti  :”Silakan duduk,anggap saja rumah sendiri.” (Bumi,2014, halaman:199)

   •Atap Rumah ILO (Kota Tishri, Klan Bulan)
Bukti  : Hampir setengah jam kami berada di atap bangunan. (Bumi, 2014, halaman:206)

   •Kamar ILY (anak sulung ILO)
Bukti  :”Ini dulu kamar si sulung. Dia masuk akademi di kota lain. (Bumi, 2014,halaman:207)

   •Ruang Makan (Rumah ILO)
Bukti  :”Ayo anak-anak jangan ragu-ragu dinikmati makanannya.” ( Bumi, 2014, halaman:223 )

   •Stasiun Sentral (kota Tishri,Klan Bulan)
Bukti  :”Selamat datang di stasiun sentral” ILO tertawa melihat kami bingung. (Bumi, 2014, halaman:229 )

•Perpustakaan Sentral (kota Tishri,Klan Bulan)
Bukti  :”ini perpustakaan sentral. tempat semua buku dan catatan disimpan” (Bumi, 2014, halaman:237 )

   •Ruangan Terlarang (perpustakaan sentral)
Bukti  :”Bagaimana?apakah kamu akan mengizinkan kami masuk ke bagian terlarang. (Bumi, 2014, halaman:242

   •Hutan Lembah (Klan Bulan)
Bukti  :”kita ada dimana?” Seli bertanya.”kita berada di hutan lembah” ILO menjawab. (Bumi, 2014, halaman:268)

   •Gua (stasiun darurat)
Bukti  :”gua ini memang stasiun darurat”jawab ILO. (Bumi, 2014, halaman:276)

   •Sungai
Bukti  :Didepan kami,air sungai mengalir tenang. (Bumi, 2014, halaman:313)

   •Rumah Peristirahatan (di teluk kota)
Bukti  :Sejak tadi saat AV & ILO berbicara tentang rumah peristirahatan, aku kira itu juga bakal akan berbentuk bangunan bulat diatas tiang ternyata bukan. (Bumi, 2014, halaman:327)

 2. Latar Waktu
   •Pagi Hari
Bukti  :”Papa minta maaf,sepertinya lagi-lagi tidak bisa menghabiskan sarapan bersama.” (Bumi, 2014, halaman:12)

   •Siang Hari
Bukti  :”Selamat siang RA”suara tegas itu menyapa. (Bumi, 2014, halaman:82)

   •Sore Hari
Bukti  :Pukul setengah 6,ALI dan SELI pamit. Sore berlalu dengan cepat. (Bumi, 2014, halaman:96)

   •Malam Hari
Bukti  :sudah pukul 7 malam, sudah setengah jam lewat dari jadwal papa pulang. (Bumi, 2014, halaman:55)

 3. Latar Suasana
   •Menyenangkan/ bahagia
Bukti  :gerimis turun sepanjang perjalanan menuju sekolah. Papa mengemudikan mobil dengan cepat, menerobos jutaan tetes air. Aku selalu suka hujan. Menatap butiran air jatuh,itu selalu menyenangkan. (Bumi, 2014, halaman:16)

   •Sepi/Lengang
Bukti  :Aku berlari kecil melewati lapangan sekolah yang masih sepi. Mungkin asyik menatap bangunan sekolah yang masih lengang. (Bumi, 2014, halaman:64)

   •Menyebalkan
Bukti  :Aku melotot,sebal bukan kepalang.kutatap wajah ALI dengan galak,tapi tidak mempan. (Bumi, 2014, halaman:66)

   •Tertegun / Kaget
Bukti  :Demi mendengar sapaan dingin itu_dan menatap sosok kurus tinggi yang entah dari mana datangnya – aku berseru tertahan,kaget kehilangan keseimbangan dan saat telapak tanganku terlepas aku kembali memastikan siapa yang telah menyapaku,tetapi sosok tinggi kurus itu telah lenyap. (Bumi, 2014, halaman:27)

   •Takut
Bukti  :Tanganku bergetar mencengkram Novel. Kalo tiba-tiba sosok ganjil inj tiba-tiba menyerangku,akan kupecahkan cermin ini dengan novel tebalku. (Bumi, 2014, halaman:102)

   •Dingin
Bukti  :semangkok bakso kantin ini lumayan lezat, apalagi saat udaranya dingin. (Bumi, 2014, halaman:
   •Marah
Bukti :kakiku gemetar karena rasa marah yang menyergap. Suara mengeong si putih semakin lemah. Matanya menatapku seolah meminta pertolongan



D.Tokoh dan Penokohan
  1. RAIB  :Pemalu,Pemberani
Bukti RAIB PEMALU  :
Sebenarnya sejak kecil aku terbilang pemalu,tapi tidak pemalu-pemalu banget juga. (Bumi, 2014, halaman:5)

BUKTI RAIB PEMBERANI  :
Sejak dari meja makan aku memikirkan kemungkinan itu.aku akan pergi menyelamatkan miss Selena di gedung perpustakaan. (Bumi, 2014, halaman:388)

   2. Mama RAIB :Hebat
Bukti mama raib Hebat :
Mama ibu rumah tangga yang hebat, cekatan, mengurus semua keperluan rumah tangga sendirian, tanpa pembantu. (Bumi, 2014, halaman:9)

3. Papa RAIB : Romantis
Bukti Papa Raib Romantis :
“nah papa mau apa? Tanya mama, “Roti panggang penuh cinta” jawab papa. (Bumi, 2014, halaman:11)

   4. SELI  : Setia kawan
Bukti Seli Setia Kawan :
“aku hanya bilang malam ini aku akan menyelamatkan miss Selena. Terserah kalian mau ikut atau tidak”
“Aku ikut Ra”Seli berkata mantap,memegang tanganku. (Bumi, 2014, halaman:387)

   5. ALI :Genius, Suka mencari masalah, pemberani
Bukti ALI Genius : 
“Seram kan kalau kamu harus menerima murid sepintar dia? Guru-guru kita saja sering grogi di kelas kalau dia mulai bertanya yang aneh-aneh” (Bumi, 2014, halaman:37)
Bukti ALI suka mencari masalah:
“Dia selalu saja menabrak orang lain, mengajak bertengkar. Jangan-jangan matanya ditaruh didengkul” (Bumi, 2014, halaman:22)
Bukti ALI Pemberani :
Ada yang istimewa dari Ali, seluruh sekolah pun tahu, Ali tidak takut pada siapa pun. Kepala sekolah pun ia ajak berdebat. (Bumi, 2014, halaman:165)

   6. MISS SELENA (miss keriting) :Tegas, Peduli
Bukti miss selena tegas :
“ yang tidak mengerjakan PR, sukarela maju kedepan, sebelum ibu periksa.” Suara tegas miss keriting membuatku menghela napas tertahan. (Bumi, 2014, halaman:
Bukti miss selena peduli :
“Aku akan membuka lubang hitam agar kalian bisa melarikan diri ke tempat yang tidak bisa didatangi oleh Tamus dan pasukannya. Kalian bertiga secepat mungkin melintasi lubang itu. Sementara aku akan menahan Tamus sekuat mungkin. Dia tidak akan suka melihat kalian pergi” (Bumi, 2014, halaman:182)

   7. TAMUS : Tamak, Jahat
Bukti Tamus Tamak :
Dia berusaha menembus sekat antar dunia dan berusaha menguasainya. (Bumi, 2014, halaman:255)
Bukti Tamus Jahat :
Sosok tinggi itu bergerak lebih cepat. Tangannya menderu menghantam perut Ali. Aku berseru ngeri. (Bumi, 2014, halaman:165)

   8. ILO : Perhatian
Bukti ILO perhatian :
“Silakan duduk. Anggap saja tumah sendiri. Jangan sungkan. Kalian haus kan? Akan kuambilkan minuman” (Bumi, 2014, halaman:199)

   9. VEY : murah senyum
Bukti Vey murah senyum :
“ayo anak-anak, jangan ragu-ragu, silakan dinikmati makanannya” Vey tersenyum. (Bumi,2014, halaman:223)

   10.OU :Ceria
Bukti OU ceria :
Ou terlihat riang, dia turun dari bangkunya, menyalami kami bertiga. (Bumi, 2014, halaman:223)

   11. AV :tegas dan pemikir kritis
Bukti AV tegas :
“Tidak ada yang boleh menceritakan kejadian ini kepada siapa pun” AV,demikian nama orang tua berpakaian abu-abu itu, berkata tegas kepada dua petugas perpustakaan. (Bumi, 2014, halaman:243
Bukti AV Pemikir Kritis :
“sejak kecil, kamu bilang dunia ini tidak sesederhana yang kamu lihat, bukan? Kamu bilang dunia ini seperti game yang jago kamu mainkan” (Bumi, 2014, halaman:246)



E. GAYA BAHASA

DEFINISI GAYA BAHASA
Majas atau gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tulisan.
• Personifikasi
Bukti :Hujan deras membungkus rumah kami. (Bumi, 2014, halaman:57)

•  Ironi
Bukti :”Papa tahu tidak, tarif air PAM sekarang naik dua kali lipat”mama lebih dulu berseru memotong berseru soal lain. “oh ya?”Papa yang mulai membuka koran pagi mengangkat wajah. “itu artinya papa jangan mandi lama-lama”, aku menyikut Papa,berbisik pelan. Membantu menjelaskan maksud celetukan mama. (Bumi, 2014, halaman:10)

• Hiperbola
Bukti :”Seram kan kalau kamu harus menerima murid sepintar dia? Guru-guru dikelas saja sering grogi kalau dia mulai bertanya yang aneh-aneh”. (Bumi, 2014, halaman:37)
• Kiasmus
Bukti :Apa pun yang terlihat boleh jadi tidak seperti yang kita lihat. Dan apa pun yang hilang,tidak selalu lenyap seperti yang kita duga. (Bumi, 2014, halaman:85)

F. SUDUT PANDANG
Pada novel ini, Pengarang berada pada sudut pandang orang pertama atau tokoh utama. Di dalam novel ini kita akan banyak sekali menemukan kata”AKU” disetiap cerita. Hal ini dapat kita lihat dari kutipan sebagai berikut:
“aku menghela nafas beranjak berdiri, meletakkan si Putih. Baru pukul sembilan, aku memutuskaan tidur lebih awal. Tidak ada hal seru yang bisa aku lakukan dengan seekor kucing yang mengawasiku.”


G. AMANAT DALAM NOVEL
Amanat yang terdapat dalam novel Bumi ialah janganlah berhenti untuk mencari jati dirimu yang sebenarnya serta janganlah menyerah menghadapi lika-liku kehidupan yang selalu menghantam. Berusahalah menyelesaikannya dan mencari solusi yang terbaik untuk segala permasalahan, karena setiap masalah pasti akan ada solusi.

Adapun juga amanat yang patut di teladani yang lainnya yaitu rasa solidaritas yang tinggi dan saling menjaga satu sama lain dari segala bahaya atau menghadapi masalah secara bersama-sama. Dan rasa kekeluargaan yang kuat di antara mereka.





BAB III
UNSUR EKSTRINSIK

A. BIOGRAFI PENGARANG
Tere Liye (lahir di Lahat, Indonesia, 21 Mei1979; umur 40 tahun), dikenal sebagai penulis novel. Beberapa karyanya yang pernah diangkat ke layar kaca yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah.Meskipun dia bisa meraih keberhasilan dalam dunia literasi Indonesia, kegiatan menulis cerita sekadar menjadi hobi karena sehari-hari ia masih bekerja kantoran sebagai akuntan.
Nama Asli :Darwis
Lahir :21 Mei 1979 (umur 40)
Lahat, Indonesia
Pekerjaan :Penulis novel, akuntan
Kebangsaan :Indonesia
Pendidikan: SDN 2 Kikim Timur, Kabupaten Lahat
SMPN 2 Kikim, Kabupaten Lahat
SMAN 9 Bandar Lampung, Lampung
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Periode menulis :2005–sekarang
Karya terkenal :Hafalan Shalat Delisa
Pasangan :Riski Amelia
Anak  :Abdullah Pasai, Faizah Azkia
Berikut adalah foto penulis  Buku Bumi
Tere Liye


B. NILAI-NILAI DALAM CERITA
   1. Latar Belakang Nilai Moral
Nilai moral baik : “Ayo, Nak Ali, Masuk.” Sebelum aku bereaksi atas tawaran mama__misalnya dengan mencak-mencak mengusir Ali, justru anak itu mengangguk amat sopan.
Nilai moral buruk : Sialnya, saat bergegas menaiki anak tangga, Seli bertabrakan dengan teman lain yang juga bergegas.”hey lihat-lihat dong!” Seli berseru ketus. “kamu yang seharusnya lihat!.” Yang ditabrak balas berseru ketus. Aku menyikut Seli memberi kode cueki saja Ali, teman satu kelas kami yang hobinya mencari masalah.

   2. Latar Belakang Sosial
Unsur sosial yang terkandung dalam novel ini yaitu rasa ke keluargaan yang kuat, saling menghargai satu sama lain walaupun berbeda budaya, rasa solidaritas yang tinggi yang bisa susah seneng bareng walaupun harus menaklukkan rintangan yang sulit.

   3. Latar Belakang Nilai Estetika
Nilai Estetika yang ada di dalam novel ini yaitu keindahan kota TISHRI yang berada di klan Bulan yang menceritakan kota dengan bangunan seperti balon besar dari beton, dengan tiang. Disekitar kami ribuan bangunan serupa terlihat memenuhi seluruh lembah, persis seperti melihat bulan yang sedang mengambang di udara. Itulah pemandangan yang kami saksikan sekarang. Cahayanya lembut dan Indah.

   4. Latar Belakang Ekonomi
Kemajuan teknologi di klan Bumi jauh dibawah Klan Bulan khususnya di kota TISHRI dan yang pastinya perekonomiannya sudah maju. Di kota tersebut bahkan sudah tidak menggunaka kendaraan seperti motor atau mobil tapi kereta kapsul di dalam tanah yang digerakan secara otomatis. Dan kehidupan mereka kebanyakan beraktivitas di bawah tanah karena mereka tidak ingi merusak alam di permukaan tanah.




BAB IV
KESIMPULAN
Dari kegiatan  menganalisis diatas kita bisa simpulkan bahwa menganalisis kita bisa tahu kalau novel BUMI ini bertema petualangan seorang anak remaja yang baru kelas 10 ke dunia paralel yaitu klan Bulan. Dan kita juga bisa tahu Alur dalam novel ini yaitu alur maju dan diselingi flash back (alur mundur). Kita juga bisa tahu Latar, tokoh dan penokohan,bahasa sudut pandang dan amanat. Dan kita juga tahu tentang biografi.
Dalam kegiatan menganalisis ini,kita tahu bahwa tidak mudah untuk melakukan analisis novel ini,kita harus memahami terlebih dahulu bacaan yang kita baca lalu dituangkan dalam sebuah karya ilmiah ini.










DAFTAR PUSTAKA
Liye,Tere.2014.Bumi.Jakarta:PT.Gramedia Pustaka Utama.
https://bocahkampus.com/contoh-kata-pengantar
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tere_Liye_(penulis)